PERALATAN BAKINGKU - COOLING GRID

Cooling grid, atau kawat pendingin ini sangat bermanfaat agar kue menjadi cepat dingin, karena udara mengalir baik di atas maupun di bawah kue. Kalau cake yang sudah matang diletakkan di atas nampan atau talenan misalnya, maka bagian atasnya cepat dingin, tapi bagian bawahnya masih panas.

Tetapi harus berhati-hati menggunakan cooling grid ini jika dipakai untuk cake yang tidak diberi topping apa-apa lagi, karena guratan kotak-kotak akan tampak di permukaan kuenya. Karena itu lebih baik pada saat mengeluarkan dari loyang, gunakan talenan atau loyang dulu, baru dibalik lagi ke cooling grid ini.

Aku memiliki 4 buah cooling grid, yang 2 buah sama seperti gambar di atas, berukuran diameter 30cm, yang satu bundar juga berukuran diameter 20cm, dan yang satu lagi bujur sangkar dengan sisi 40cm.

Bisa dipertimbangkan sebagai peralatan baking yang kalau bisa sih dimiliki hehehe.... ^_^

SACHER TORTE

Sacher Torte, namanya baru aku kenal setelah ikutan di milis NCC.
Ternyata, cake ini adalah cake coklat ciptaan Franz Sacher pada tahun 1832 untuk Klemens Wenzel von Metternich di Vienna, Austria. Cake ini merupakan salah satu menu spesial yang paling terkenal di Vienna saat ini. Aslinya hanya dibuat di Vienna dan Salzburg, dan dikirimkan dari kedua tempat tersebut. Satu-satunya tempat di mana Sacher Torte yang asli di luar Austria hanya di toko Sacher di Bolzano/Bozen, Italia.

Nah, kita-kita yang mungkin nggak akan sampai ke Austria, coba bikin sendiri saja versi tiruannya yak.... hehehehe....
Ada beberapa resep yang beredar juga, aku baru mencoba resepnya ibu Fatmah Bahalwan.
Resep ini kubuat pada hari ultahku tahun 2010 lalu. Waktu itu ada papi dan mamiku juga, dan komentar mamiku enak banget cakenya, lain daripada yang lain yang pernah beliau cicipi....
Cuma berhubung yang makan keluarga sendiri, seperti biasanya, males.com untuk menghias yang cantik, karena itu maaf jika penampilannya ala kadarnya banget...
Tapi soal rasa, jangan ditanya, memang enak kok.... Cakenya lembut dan moist.... dengan rasa coklat yang mantap.... ^_^

Ini dia resepnya:

SACHER TORTE
Fatmah Bahalwan
Bahan A:
160 gr  mentega/margarine
160 gr  gula kastor
8 btr     kuning telur
1 sdt     vanilli extrak
160 gr  dark cooking chocolate, lelehkan
150 gr  tepung terigu protein sedang

Bahan B:
8 btr     putih telur
150 gr  gula kastor

Chocolate Ganache:
350 ml  whipped krim
350 gr  Dark cooking chocolate, cincang.

250 gr  selai apricot, panaskan (ini nggak aku pakai karena nggak punya)

Cara membuat :
- Bahan A: kocok mentega hingga lembut, masukkan gula kastor secara bertahap sambil tetap dikocok hingga mengembang dan pucat. Masukkan kuning telur kocok hingga rata, masukkan coklat leleh, aduk rata.
- Bahan B: kocok putih telur hingga naik, masukkan gula kastor sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok hingga gula habis dan putih telur kaku.
- Masukkan bergantian, tepung terigu kedalam adonan mentega dan putih telur kocok, sambil diaduk rata.
- Tuang kedalam 3 loyang bulat, garis tengah 22cm, tinggi 4 cm. oven hingga matang.
- Chocolate Ganache : Panaskan whipped krim, angkat, masukkan DCC, aduk hingga meleleh semua, dinginkan.
Penyelesaian :
- Letakkan satu lembar cake diatas alas, olesi dengan selai apricot,lalu tumpuk diatasnya satu lembar lagi, olesi dengan coklat ganache,
- Tumpuk lagi diatasnya satu lembar cake terakhir. Rapikan, masukkan kedalam kulkas. Letakkan cake diatas kawat yg ditaruh diatas baskom atau loyang, siram dengan sisa chocolate ganache. Rapikan. Dingin kan.
Aku pribadi, cakenya hanya dijadikan 2 loyang saja, lalu diberi filling ganache juga, dan dicover ganache. Rasanya tetap enak enak enak.....hihihihi....
Nggak usah nunggu ada yang ultah, yuk dicoba membuatnya..... ^_^

CHOCOLATE DANISH

Sudah lama aku penasaran membuat pastry. Aku selalu ragu-ragu karena takut tidak bisa di bagian melipat-lipat adonannya. Tapi akhirnya kuberanikan diri untuk mencobanya, kalau tidak dicoba, mana bisa tahu tingkat kesulitannya, dan bisa atau tidaknya....

Aku mencoba resep di bawah ini, dan hasilnya menurutku memuaskan. Cuma kendalanya kalau sudah kelamaan jadi nggak renyah lagi hehehe..... tapi rasanya enak kok, worth to try.... ^_^
CHOCOLATE DANISH PASTRY
sumber: www.sajiansedap.com, dengan sedikit modifikasi

Bahan dasar danish pastry:
500 gram tepung terigu protein tinggi
75 gram gula pasir halus
30 gram susu bubuk
10 gram ragi instan
150 gram es serut
2 1/2 sendok teh (15 gram) pasta vanila - aku nggak pakai
100 ml air es
1 sendok teh garam


Bahan lapisan:
250 gram danish pastry margarin, giling tipis dengan dua plastik

Bahan isi:
24 buah chocolate stik - ini aku ganti dengan meises (kalau ada lebih baik selai coklat saja)

Bahan olesan (aduk rata):
1 kuning telur
1 sendok makan susu cair

Cara Pengolahan :
- Campur tepung terigu, gula pasir halus, susu bubuk, dan ragi instan. Aduk rata.
- Masukkan es serut dan pasta vanila. Uleni rata. Tambahkan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
- Masukkan garam. Uleni sampai setengah elastis. Diamkan 15 menit dalam lemari es.
- Giling tipis adonan memanjang sambil ditabur tipis tepung. Letakkan pastry margarin di tengah adonan. - Lipat sampai tertutup rapat.
- Giling lagi adonan memanjang. Lipat bagian atas ke arah tengah dan bagian bawah ke arah tengah (lipatan single).
- Giling lagi memanjang. Lipat single sekali lagi. Istirahatkan dalam lemari es 15 menit.
- Giling lagi memanjang dan lipat single sekali lagi. Diamkan dalam lemari es 15 menit lagi. Adonan siap digunakan.
- Giling adonan memanjang setebal 0,6 cm. Potong-potong persegi panjang dengan ukuran 8x12 cm.
- Letakkan 2 potong cokelat. Gulung. Rekatkan ujungnya dengan air.
- Letakkan di loyang tanpa dioles margarin. Diamkan 75 menit sampai 3/4 mengembang. Oles dengan bahan olesan.
- Oven 25 menit dengan suhu 180 derajat Celcius sampai matang.
- Untuk 12 buah
Agak rumit memang, proses membuatnya. Butuh kesabaran dan cukup banyak waktu.... tapi cukup sepadanlah dengan hasilnya.... Waktu itu aku membuat 1/2 resep, dan ukurannya pun kubuat agak kecil-kecil. Aku gulung dan potong-potong supaya cepat membuatnya hehehe...

Berani mencoba? ^_^

MAMON CAKE

Ini versi kedua dari Mamon cake yang pernah aku buat. Yang pertama kali, resepnya ada di sini.
Untuk rasa, enak juga... kalau yang ini kejunya nggak dipanggang bareng, tapi setelah matang baru dioles butter cream dan diberi keju parut, jadi kejunya lebih terasa sih....
Cakenya juga lembut.... enak pokoknya.... nggak menyesal nyobain deh....
Ini dia resepnya:

MAMON CAKE
Sumber: chefalakim@...  (member NCC juga tapi lupa namanya)

Bahan:
115 grm terigu protein rendah
20 grm tpg maizena
10 grm susu bubuk
1 sdt baking powder
70 grm gula pasir kastor
70 ml air
85 grm minyak goreng
1/4 sdt esens lemon
5 kuning telor
7 putih telor
1/4 sdt garam
1/2 sdt cream of tartar
80 grm gula pasir kastor
2 sdm mentega utk olesan
75 grm keju cheddar parut utk taburan

Cara:
- Ayak terigu, maizena, susu bubuk, dan BP Tambahkan gula kastor, aduk rata.
- Campur air, minyak goreng dan esens lemon. Aduk rata. Tuang ke campuran terigu. Aduk rata. Tambahkan kuning telur. Aduk rata, sisihkan.
- Kocok putih telur, garam, dan CT sampai setengah mengembang. Tambahkan gula sedikit demi sedikit sambil dikocok sampai soft peak
- Tuang sedikit2 ke campuran terigu. Aduk perlahan.
- Tuang ke loyang cup cakes yg tlh diolesin margarin n terigu.
- Oven 20 menit dg suhu 180 der.
- Oles cake panas2 dg mentega dan tabur keju.
- Untuk 24 buah cupcakes.
Biasanya kalau masih mencoba resep baru, aku buat 1/2 resep dulu, takut gagal atau rasanya kurang cocok hehehe.... Tapi kalau memang enak dan cocok baru deh waktu membuat lagi dibanyakin hehehe....
Jadi jangan takut mencoba ya.... ^_^

LEMON CHEESE MAMON CAKE

Waktu pertama membaca resep ini aku langsung tertarik, karena sepertinya cakenya bakal lembut dan enak. Ditambah lagi ada parutan keju panggangnya.....
Akhirnya pas ada kesempatan aku mencoba resep ini. Ternyata memang enak, lembut sesuai bayanganku. Ada aroma lemonnya, dan ada kres kres dari kejunya yang turut dipanggang, enak deh..... ^_^
 
Langsung saja ini resepnya ya.....

LEMON CHEESE MAMON / PHILIPPINES MAMON CAKE
By Koko Hidayat
Bahan :
A.

90 gr margarine/mentega
125 gr terigu

B.
110 ml susu cair hangat
2 btr telur
8 btr kuning telur
1 sdt essence lemon

C.
230 gr putih telur
1/2 sdt cream of tartar
175 gr gula pasir

D.
150 gr keju cheddar parut, untuk taburan
Caranya :
- Buat adonan A: Cairkan mentega/butter, masukkan terigu, aduk rata.
- Campur semua bahan B, lalu masukkan kedalam adonan A, aduk hingga rata.
- Kocok bahan C dengan kecepatan sedang hingga mengembang dan kaku, lalu masukkan kedalam campuran adonan A dan B, aduk lagi hingga rata.
- Siapkan 12 buah cetakan bulat diameter 10 cm yang sudah di beri margarine dan di taburi terigu, tuang adonan mamon, taburi atasnya dengan keju parut.
- Siapkan loyang persegi panjang yang sudah diberi air hangat secukupnya, lalu tempatkan loyang yang sudah di isi adonan mamon.
- Panggang selama lebih kurang 30 menit dengan panas oven 180˚C
Mudah kan membuatnya? Yuk tunggu apa lagi..... ^_^

NAPOLEON CHEESE PIE

Ini adalah kali kedua aku membuat pie...
Membaca resepnya, sepertinya menarik soalnya. Untuk yang kedua ini, masih belum pintar mengisi adonan pienya ke cetakan, jadi agak tebal tipis, tapi udah mendingan daripada yang pertama hehehehe....
Ternyata untuk mencetak kulit pie, lebih baik digilas dulu, ditipiskan sesuai yang dikehendaki (sekitar 3mm biasanya), baru dicetak ke dalam cetakan pie-nya.... ooo... jadi begitu yah....
Hanya saja sejak dapat ilmu ini, belum sempat lagi membuat pie.... ntar kapan-kapan dicoba lagi, mau bikin pie susu seperti yang dijual di Bali itu ^_^

NAPOLEON CHEESE PIE
Rika K (http://eirenecake.blospot.com)
Kulit:
200 grm margarin
85 grm gula halus
1 btr telur utuh.
325 terigu protein sedang

ISI A
 250 grm susu cair UHT
4 kuning telur.
65 grm butter
65 grm maisena.
200grm cream cheese
1/2 sdt garam

Bahan isi B
4 BTR PUTIH telur
100 grm gula pasir

olesan
2  Btr kuning telur
KULIT
- Kocok gula halus dan telur sampai rata ,masukkan terigu aduk dengan spatula sampai rata.cetak di cetakan pie diameter bawah 5 cm jadi lebih kurang 25 bh.
- Tusuk2 dangan tusukkan gigi biar ga gelembung kalau dioven.Oven setengah matang.aja.aku ga tahu suhunya berapa ...dari pengalamannan aja kalau ada rada2 kuning angat sisihkan.

ISI A.
- Kocok butter,kuning telur sampai rata sebentar aja masuukan cream cheese/keju olesan kocok sebentar tambahkan maizena aduk sampai rata
- masukkan susu cair dan garam.Masak di atas api sedang sambil diaduk aduk jgn sampai kental banget kalu da mau meletup-letup angkat..

ISI B
- Kocok putih telur samapi setengah mengembang masukkan gula sedikit demi sedikit kocok sampai mengembang .
- Masuukan adonan b ke dalam isi A kocok sebentar sampe rata dan halus
- .Tuang ke dalam kulit pie yg setengah matang tadi .
- Poles dengan kuning telur dan tabur dengan keju cheddar .
- Panggang lebh kurang 45 menit sampai warna kuning keemaasan .
- Da matang dingin kan.Taruh di paper cup.Kemas dalam mika kecil kotak.
Selamat mencoba ^_^

BLACK FOREST MOUSSE



Ini resep, waktu membacanya, tampak menggiurkan sekali. Apalagi cara membuatnya juga nggak sulit.
Jadi waktu itu minggu siang setelah baking ini dan itu, aku memutuskan membuat Black Forest Mousse ini. Hanya saja untuk biskuit coklatnya aku ganti dengan sponge cake coklat. Dan penyajiannya, karena males pake cetakan mika dan belum punya loyang bongkar pasang, aku pakai gelas sekali makan biar nggak repot heheheh.....
Setelah dimasukkan kulkas agak lama baru dimakan. Rasanya yummy banget deh.... nyoklat (ya kan seperti makan ganache ya.... cuma lebih creamy lagi) dan nggak eneg....
Satu gelas habis sendiri deh hehehe....

Ini dia resepnya:

BLACK FOREST MOUSSE
By: Fatmah Bahalwan
 
100 gr dark cooking chocolate, melted
1 egg yolk
100 ml heavy cream, whip until thick
5 gr gelatine, dissolve in a little water, heat in a double boiler until clear
1 Tbsp rhum (optional)
5 chocolate biscuit, finely crushed - ini aku ganti sponge cake coklat

Garnish:
Plastic band (for molding), shaped into square ring (or other shapes), stick the ends with cellophane
Whipped cream
Ganache
Chocolate spirals (or other garnish as you like)

Instruction:
- Prepare the plastic mold, put it on serving dish. Press crushed biscuit into the mold.
- Turn on a double boiler. Beat yolk until frothy and begin to thicken. Continue beating in double boiler, until the yolk is warm to the touch. Remove from heat.
- Pour gelatine in a thin steady stream, blend well using spatula or electric mixer at lowest speed.
- Pour melted chocolate, blend well. In this point, if the batter is still warm, wait until it reaches room temperature before adding whipped cream, otherwise the cream will melt and the light moussy texture won’t be accomplished.
- Fold in whipped cream, blend well. Add rhum (if using), blend well.
- Pour mousse into plastic mold, on crushed biscuit. Let it set and cool in refrigerator.
- Prior to serving, carefully remove the plastic band and garnish the chocolate mousse with whipped cream, ganache and chocolate spirals (or any garnish you favor).
Gampang kan membuatnya?
Apalagi waktu makannya, enak deh pokoknya....

Yuk dicobain bikin..... ^_^

TIPS, TRIK, STEP BY STEP DAN CARA MEMBENTUK ROTI

Last updated: 2 Desember 2013
 
 
Aku membuat catatan ini, karena keluargaku suka makan roti, dan aku ingin berbagi pengalaman setelah  berulang kali aku membuat roti.

Terutama untuk membentuk roti, karena aku sendiri merasa sangat kesulitan mencari informasi cara membentuk roti selain berbentuk bulat atau lonjong hehehe.....
Makanya berpuluh kali membuat roti, paling sering ya model bulat, atau lonjong. Itu pun kadang bentuknya masih kurang seragam, terutama yang lonjong hahaha....
Dari melihat bentuk-bentuk roti yang ada di internet, sepertinya tidak ada satu pun yang menyertakan caranya, bagaimana supaya bentuknya menjadi seperti ini dan seperti itu, tampak cantik-cantik seperti di bakery.
Apa aku saja yang terlalu bodoh atau kuper ya.... mungkin banyak dimuat di majalah juga, cuma aku tidak tahu saja...

Aku mulai dari tips n trik yang aku dapat dari berbagai sumber ya....

Kunci pembuatan roti yang empuk dan menul-menul seperti di bakery adalah PENGULENAN dan WAKTU PROOFING yang pas.
Adonan mengembang, tidak otomatis membuat tekstur roti menjadi empuk. Komposisi bahan juga mempengaruhi hasil akhir.

Ada beberapa tips dalam pembuatan roti

- Pastikan pengadonan benar-benar KALIS ELASTIS, tidak hanya KALIS.  Kalau adonan ditarik sampai tipis tidak sobek.

- Pastikan adonan roti dibiarkan dengan waktu proofing yang PAS. Dari pengalaman pribadi saya, setelah elastis, dibiarkan kurleb 10-15 menit.

Kemudian di rounding/dibulatkan, biarkan 10 menit (sembari membulatkan sisa adonan). Setelah itu baru dibentuk sesuai selera,
- Kalau hanya akan dibentuk bulat-bulat, langsung saja setelah dibulatkan ditata di atas loyang.
- Untuk proofing kedua setelah adonan roti dibentuk/diisi, lamanya tergantung suhu ruang sekitar. Jika suhu cenderung hangat, biasanya 1 sampai 1,5 jam. Jika suhu sekitar cenderung dingin, bisa 1,5-2 jam, bahkan lebih. Jadi waktu proofing tidak pasti, tapi pastikan adonan roti sudah terasa "ringan" dan mengembang sempurna sebelum dipanggang.
- Pemanggangan dengan suhu kurleb 180derajat Celcius untuk menghasilkan roti yang matang di dalam dan garing di luar.
- Setelah roti matang, panas-panas olesi dengan butter agar lebih moist dan wangi
- Untuk mendapatkan hasil yang empuk, gunakan hanya kuning telur saja, tambahkan bread improver, gunakan butter bukan margarin. Pengalaman, tanpa bread improver pun bisa empuk menul-menul, asalkan pengulenan adonan benar-benar ELASTIS.


TIPS DARI ANEKA ROTI:

TIPS MEMBUAT ROTI
- Timbang bahan dengan tepat sesuai resep.
- Cara menyimpan sisa tepung, masukkan dalam kaleng yang kering dan bersih dan tutup rapat. Bila ingin menambahkan tepung yang baru, habiskan dulu yang lama. Atau tetap di dalam kemasan plastik, tapi pastikan kemasan plastik benar-benar rapat ya....
- Saat membeli ragi perhatikan tanggal kadaluwarsanya.
- Menguleni adonan harus benar - benar elastis supaya roti mengembang sempurna.
- Sebelum masuk oven, bentuk roti sebaiknya dibetulkan kembali karena setelah mengembang, bagian bawah roti kadangkala terbuka

KEGAGALAN YANG SERING TERJADI SAAT MEMBUAT ROTI
Penyebab adonan tidak mengembang :
- Ragi tidak aktif.
- Pengulenan adonan tidak elastis.
- Waktu fermentasi kurang.

Penyebab roti keriput :
- Fermentasi terlalu lama.
- Jumlah pemakaian cairan terlalu banyak dibanding pemakaian tepung.

Penyebab roti pucat warnanya :
- Kurang gula / lupa memasukkan gula
- Api kurang panas.
- Pengolesan kurang tebal

Penyebab roti tidak meninggi tetapi melebar :
 - Jumlah cairan terlalu banyak dibanding dengan tepung.

Penyebab roti keras :
- Tepung terlalu banyak.
- Pengulenan tidak sampai elastis.
- Pegovenan terlalu lama ( misal karena api terlalu kecil ).

Penyebab bagian tengah roti tidak matang :
 - Api terlalu kecil hingga setelah 10 menit di oven, hanya bagian luar saja yang matang.
- Suhu oven sudah pas, hanya pengovenan kurang lama

Penyebab roti berlubang - lubang :
- Fermentasi terlalu lama.
- Ketika fermentasi usai, adonan tidak dikempiskan dulu.
- Sebelum diisi, adonan tidak digiling dulu.

Penyebab tekstur roti tidak berbentuk :
 - Adonan tidak diuleni sampai elastis

Penyebab bagian bawah roti terlalu keras
- Roti terlalu lama di oven.

Penyebab roti terlalu asam :
- Ragi terlalu banyak.
- Fermentasi terlalu lama.

Penyebab permukaan roti tidak mulus :
 - Ketika dibentuk, permukaan roti tidak dilicinkan dulu.

Penyebab roti berjamur :
- Belum lewat sehari roti berjamur, karena roti yang masih panas, sudah dimasukkan dalam kantong plastik dan dibungkus rapat.


Demikian untuk tips n trik tentang roti.....
Sekarang beralih ke cara membentuk roti.


Dari mulai yang paling sederhana, aku eksperimen sendiri waktu itu, adonan yang sudah dibentuk bulat atau lonjong atau oval, diberi keratan-keratan dengan pisau atau gunting. Yah setidaknya ada modelnya dikit lah hehehe.....

Pernah juga meniru salah satu bakery yang ada di kotaku, bentuknya kurang lebih seperti ini, tapi masih lebih bagus yang di bakery tersebut, tentu saja....
Rotinya dibelah, dan sebelum dipanggang diberi butter beku di bagian yang berlekuk itu, lalu ditabur gula pasir.


Bisa juga adonannya dibuat lonjong, lalu setelah matang, dipotong menjadi 2, lalu direkatkan dengan butter cream dan ditaburi keju atau meses, seperti ini....

Kalau suka model roti bantal, adonan roti ditimbang sekitar 40 gram dan diberi isian, lalu ditata di dalam loyang, nanti roti tersebut akan mengembang mengikuti bentuk loyangnya.


Lama kemudian, aku memperoleh sebuah video tentang promo suatu produk, di mana salah satunya ada adegan membentuk roti. Sebetulnya cuma 2 macam sih, dan mirip pula.... tapi kemudian dari situ mulai bisa membuat bentuk yang agak cantik ^_^

Aku coba memberi step by step nya ya.... mudah-mudahan bisa dimengerti...

1. Bentuk dasar (bulat)


Mungkin untuk yang baru belajar membuat roti masih kesulitan membulatkan adonan yang sudah ditimbang. Susah membuat bentuknya jadi bulat sekaligus mulus permukaannya.
Caranya adalah dengan "dicubit-cubit" ke bawah (ke satu arah). Usahakan cubitan-cubitan itu agak diremas sedikit supaya nantinya tidak terlepas bagian bawahnya.




2. Bentuk seperti ini:


Pertama, setelah adonan ditimbang (aku biasanya 60 gram), dipipihkan. Biasanya aku menggunakan botol bekas yang sudah dicuci bersih dan dihilangkan semua stickernya. Pernah menggunakan rolling pin kayu, tapi lengket hehehe....


Setelah dipipihkan, beri isian sesuai keinginan di tengahnya, misalnya parutan keju, atau selai coklat.
Setelah itu, kerat bagian pinggir kanan dan kiri.
Lipat menyilang bergantian kanan dan kiri.
Untuk lipatan terakhir, usahakan agak ditarik supaya mulur, lalu direkatkan melingkar supaya erat ikatannya, tidak terlepas saat mengembang.
Jadilah satu bentuk cantik ^_^



3. Bentuk seperti ini:

Sama dengan sebelumnya, timbang dan pipihkan, tapi kali ini isiannya diletakkan di sisi pinggir, dan dikerat melintang satu sisi.
Gulung dari arah isian ke arah keratan.
Perhatikan juga agar tiap ujung keratan terikat rapat ya, karena kalau tidak bisa lepas saat mengembang.
Untuk bentuk ini, bisa menggunakan isian coklat, keju, atau pisang yang sudah dikukus sampai matang.


Cantik juga kan jadinya?? ^_^



4. Bentuk seperti ini:





Bentuk ini adalah variasi dari bentuk nomor 3.


Setelah langkah terakhir, pertemukan ujung-ujungnya, atau hanya dibentuk melengkung juga bisa.

Jadi bentuk yang cantik kan? ^_^


Untuk semua bentuk roti, bisa divariasi dengan tambahan pasta, misalnya pasta coklat, pasta pandan, dan sebagainya.
Kalau ingin 2 warna, sebagian adonan diberi pasta, sebagian tidak, lalu adonannya dibulatkan jadi satu.
Untuk step by step bentuk 3 dan 4 di gambar,ada adonannya yang aku campur kismis karena anakku suka kismis.
Jadi adonan roti pada dasarnya bisa divariasi sesuai selera ya.... ^_^


5. Bentuk seperti ini:




Belakangan saya sedang suka bentuk di atas ini, gara-garanya pernah membeli roti di suatu bakery ternama yang kurang lebih bentuknya seperti di atas, tanpa taburan meses, namun kedua ujungnya dicelup DCC leleh.
Kalau bentuk di atas, adonan roti dibentuk lonjong polos tanpa isian. Setelah matang, baru dibelah membujur sampai hampir ke dasar (tapi jangan sampai putus ya...). Kemudian belahan tersebut dibuka, diisi dengan buttercream rasa mocca, lalu ditabur dengan meses. Enak sekali lhoooo.... ^_^

Bisa juga diberi buttercream vanilla, lalu diberi taburan keju di atasnya. Sebetulnya kemarin pagi membuat keduanya, tapi yang keju nggak difoto karena sudah capek. Foto yang bertabur keju menyusul yaaaa........ ^_^


Kalau untuk resep yang aku pakai untuk roti-roti di atas, bisa lihat di sini.

Hmmm baru sampai segitu sih ilmuku hehehe..... karena keluargaku sukanya isian coklat, keju atau kismis saja. Kurang suka dengan isian yang berbau-bau daging hehehehe.....
Kalau roti abon, prinsipnya sama, roti dibentuk lonjong, setelah matang dioles sedikit margarin, lalu ditaburi abon sesuai selera.

Oya ada beberapa tips dariku dalam membuat roti, terutama untuk "produsen" rumahan seperti aku.

1. Untuk isian coklat, jika isiannya menggunakan meses atau DCC, adonan roti harus benar-benar rapat, kalau tidak, pada saat dipanggang biasanya coklatnya bocor keluar.
Untuk amannya, bisa menggunakan filling coklat (bentuknya selai coklat khusus untuk filling cake dan roti), aku biasa pakai merk tulip, tapi merk lain juga banyak kok. Cuma aku baru mencoba merk itu dan hasilnya enak dan cukup memuaskan menurutku.

2. Kalau menggunakan kismis, lebih baik kismisnya dipotong-potong dulu, kalau besar-besar lebih susah menyatu dengan adonan rotinya.

3. Sebelum dipanggang, bisa diolesi dengan kuning telur atau susu evaporated supaya hasilnya mengkilap. Tapi kalau lagi males.com aku juga sering polosan saja hahahaha....
Setelah dipanggang juga bisa diolesi butter supaya lebih wangi.

4. Kalau lengket menggiling adonan dengan rolling pin,  dialasi dengan plastik lembaran ya, maka jadi tidak lengket lagi....

Di atas aku share beberapa bentuk roti yang pernah aku buat ya.... dari yang awal-awal bentuknya nggak karuan sampai yang terakhir waktu sudah bisa membentuk lebih cantik dengan foto yang lebih layak pula hehehe....

Semoga tulisanku ini berguna dan bisa membantu yang ingin membuat bentuk roti supaya tidak bosan dengan bentuk bulat saja.....
Kalau ada update lagi, akan aku tambahkan di sini juga.

Selamat mencoba ^_^