CAKE KUKUS RAINBOW




Beberapa waktu sempat booming a la rainbow ya... semua serba rainbow... mulai dari cake, jajan pasar, bahkan gorengan pun dibuat rainbow....
Jujur saja saya tidak terlalu berminat dengan rainbow-rainbow-an hehehehe.... bukan karena tidak bisa, hanya saja tidak melihat sesuatu yang "lebih" dengan adanya aneka warna tersebut. Ada beberapa yang hanya warnanya saja yang rainbow, ada pula yang rasanya pun dibuat rainbow... misalnya dengan aneka rasa buah-buahan: merah - strawberry, jingga/orange - jeruk, kuning - lemon, hijau -apel, biru - vanilla atau rasa lain, ungu - anggur.

Yang ada di benak saya, makan dengan rasa yang bercampur-campur seperti itu, apa tidak aneh ya? Saya suka buah-buahan, tetapi kurang suka dengan makanan yang diberi rasa buah-buahan, apalagi susu atau teh..... bagi saya merusak rasa aslinya yang sudah nikmat...... Saya mungkin termasuk orang yang old fashion or whatever you say, lah.... lebih memilih rasa yang saya suka daripada memaksakan penampilan yang cantik tapi rasanya tidak saya sukai. Dan saya adalah orang yang lebih mengutamakan kualitas daripada penampilan semata.

Saya dan keluarga, terutama suami dan anak, ..... mereka berdua termasuk tipe yang agak pemilih dalam hal makanan. Contohnya, suami tidak suka jenis cake yang dikukus, seenak apa pun itu. Untuk rasa, yang dia sukai adalah coklat, keju, dan mocca. Pandan? Kurang suka. Kalau putri semata wayang saya, masih mau brownies kukus keju, tapi cake kukus lainnya kurang suka. Untuk cake, dia lebih suka yang butter-nya dikocok, bukan dicairkan, sebaliknya dengan suami. Untuk rerotian? Mereka berdua penggemar berat roti.... tapi mereka berdua tidak mau makan roti-roti yang diberi filling atau topping daging-dagingan. Jadi tidak ada yang suka burger atau pizza hehehe.....

Saya sendiri? Basicly, I eat anything..... hahahaha..... saya bukan tipe pemilih dalam hal makanan. I love cooking & baking, and basicly, I love eating, tapi jaraaaaang sekali saya menikmati hasil buatan saya. Kecuali beberapa jenis kue yang betul-betul saya suka, seperti lapis legit, éclairs, nastar, bubur ketan hitam, kue mochi dan beberapa yang lainnya.... Mungkin sudah kenyang dulu ya mencium baunya waktu membuat.... ^_^

Saya selalu mencicipi semua hasil baking saya, namun hanya sebagai test rasa saja. Sebagian besar apa yang saya buat lebih banyak untuk keluarga, kerabat, atau teman dekat. Saya sendiri lebih menggemari snack dan makanan yang gurih/asin, seperti gorengan hehehehe.....



Nah balik lagi ke topik rainbow.... beberapa bulan lalu sempat mencoba membeli sepotong rainbow cake seharga Rp. 20.000,- di salah satu toko es krim yang terkenal dari jaman Belanda, yang berlokasi di kota Malang. Itu pun karena putri saya penasaran, seperti apa sih rasanya rainbow cake?
Sesampai di hotel baru dimakan oleh putri saya.  Saya ikut icip-icip, hanya makan sedikit per lapisnya. Kesan saya? Ada beberapa warna yang rasanya sama. Yang terasa beda hanya sekitar 3 lapis. Teksturnya biasa saja, seperti sponge cake pada umumnya. Buttercream yang digunakan sama sekali tidak menggunakan cream cheese... hanya vanilla buttercream, itu pun dengan rasa yang sangat standar. Kesan keseluruhan? Dengan harga sekian menurut saya mengecewakan.... 

Cerita di atas pun makin membuat saya ogah-ogahan untuk meramaikan per-rainbow-an hehehehe.... terbukti bahwa cantik di luar tidak selalu enak rasanya.

Wah jadi panjang ya ceritanya..... baru akhir tahun lalu saya iseng saja membuat cake kukus rainbow ini, hanya sebagai tombo penasaran bahwa saya bisa.
Untuk resep, saat itu saya menggunakan resep Tutty Frutty-nya Ny. Liem.

Berikut resepnya:

TUTTY FRUITY 
by: Ny. Liem



Bahan I : 
600ml Putih telur
275gr gula pasir
1/4sdt garam
14gr emulsifier
1/2sdt vanili bubuk

Bahan II : ( Campur dan ayak)
300gr tepung terigu protein rendah
1sdt baking powder

Bahan III : ( Campur )
75gr margarin, cairkan
1sdt esens tutty fruity

Bahan IV :
Pewarna kuning, coklat, merah dan hijau secukupnya

Cara membuat : 

- Siapkan loyang 22x22, alasi kertas roti.
- Bahan I : kocok putih telur hingga mengembang, tambahkan gula pasir sdikit demi sdikit sambil terus di kocok.
- Tambahkan garam, emulsifier dan vanili, kocok kembali hingga mengembang dan kental (saya sampai soft peak).
- Masukkan bahan II sedikit 2 hingga rata, tuang bahan III aduk dengan spatula hingga tercampur rata
- Bagi adonan menjadi 4 bagian, masing2 beri pewarna dengan bahan IV
- Tuang satu bagian adonan berwarna ke dalam loyang, ratakan.
- Kukus selama 10 - 15 menit, hingga matang.
- Tuang kembali adonan, kukus kembali 10-15 menit.
- Lakukan hingga adonan habis.
- Angkat dan dinginkan.




Dari resep di atas, saya membagi adonan menjadi 6, dan diberi 6 macam warna.
Kue kukus ini lembut dan enak rasanya.

Yah, setidaknya tantangan sudah terlewati hehehehe.... untuk yang dipanggang, saya kurang berminat membuatnya, karena saya lebih suka cake yang rasa coklat, keju, mocca, atau pandan saja.

Bagi yang ingin membuat rainbow cake, baik yang kukus maupun panggang, bisa pakai resep sponge cake/cake kukus apa saja kok... tinggal diberi essence/pewarna sesuai keinginan....

Nah sekian dulu ya sharing rainbow-rainbow-an hari ini.... Semoga bermanfaat ....^_^

CHOCOLATE PEANUT BUTTER CAKE



Setelah hujan semalaman, hari ini cuaca kembali cerah ceria, cenderung panas malah hehehehe.... jadi laporan cuaca nih...


Sebetulnya beberapa postingan terakhir ini ada beberapa yang praktek membuatnya sudah 1-2 tahun lalu. Waktu itu sedang dilanda penyakit malas akut hahahaha..... Tapi ada juga yang baru kok, seperti resep Peanut Butter Cake yang kemarin saya bagikan, uji coba resepnya baru hari Minggu kemarin.



Nah, hari ini kembali saya ingin berbagi resep, masih seputaran resep yang menggunakan selai kacang juga. Judul aslinya Butterpeanut Layer Chocolate Cake. Tapi kok kayaknya secara kaidah bahasa, lebih cocok namanya Chocolate Peanut Butter Cake ya....

Proses membuatnya juga mudah kok, sama seperti yang kemarin.
Yuk kita simak resepnya:


BUTTERPEANUT LAYER CHOCOLATE CAKE 

Source: majalah sedap


Bahan:
200 gram margarin
150 gr gula castor
100 gram selai kacang creamy
100 gr DCC leleh
4 butir telur
200 gr tepung
1 sdt BP
30 gr coklat bubuk larutkan dgn 75 ml susu cair hangat

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan gula sampai lembut, masukan selai kacang
- Tambahkan DCC leleh
- Masukan telur bergantian dgn sebagian tepung sambil diayak dan dikocok rata.
- Masukan sisa tepung bergantian dgn larutan coklat bubuk.
- Oven 45 menit dgn suhu 180 derajat.



Setelah matang, cake saya belah menjadi dua bagian, dan saya beri olesan buttercream + selai kacang. Jadi rasa kacangnya lebih terasa deh....^_^

Hasilnya seperti buttercake pada umumnya, cake cenderung padat, dengan perpaduan rasa coklat dan kacang. Secara keseluruhan enak kok...
Ingin tahu rasanya seperti apa? Dicoba membuatnya dong.... ^_^

PEANUT BUTTER CAKE



Selamat pagi semuanya...... ^_^
Pagi yang cerah mengawali bulan Desember ini....
Hari ini saya akan berbagi resep Peanut Butter Cake. Resep ini saya dapat dari milis NCC, diposting oleh ibu Fatmah beberapa minggu yang lalu, namun baru sempat uji coba hari Minggu kemarin....


Berikut resepnya:

PEANUT BUTTER CAKE 
Penulis: Fatmah Bahalwan

Bahan: 
75 gr selai kacang
75 gr margarin
½ sdt vanili
250gr gula pasir
2btr telur
200gr tepung terigu
1sdt Baking Powder
150ml susu cair

Cara membuat: 

- Campur terigu dengan baking powder, sisihkan.
- Kocok selai kacang, margarin, gula, vanili hingga mengembang dan pucat, masukkan telur, kocok lagi hingga tercampur rata dan mengembang.
- Masukkan tepung dan susu secara bergantian, sambil diaduk hingga rata.
- Tuang dalam loyang 22x10x7cm yang telah dipoles mentega dan dialasi kertas roti.
- Panggang dalam oven suhu 180'C, selama 45 menit atau hingga matang.
- Angkat, dinginkan. Potong- potong.



Hasil cakenya cukup padat, seperti buttercake pada umumnya, namun teksturnya cukup lembut. Manisnya cukup, dan rasa kacangnya cukup terasa.
Apabila ingin cakenya lebih ringan, 200g terigu bisa diganti dengan 150g terigu + 50g maizena ya.... dan jika ingin rasa kacangnya lebih mantap, selai kacangnya bisa ditambahkan 25-50g.
Untuk mempercantik, atasnya bisa ditabur dengan kacang tanah cincang.


Saya sendiri menggunakan loyang ukuran 30X10X5 cm supaya cakenya tidak terlalu tebal.
Cake yang saya buat kemarin sore ini, seperti tampak pada foto, bagian atasnya agak merekah, kemungkinan karena suhunya terlalu tinggi. Lain kali apinya lebih kecil supaya tidak sampai merekah ^_^
Oya, karena teksturnya yang cukup padat, Peanut Butter Cake ini bisa digunakan sebagai basecake untuk cupcake lho....


Secara keseluruhan, cake ini enak dan mengenyangkan. Buat saya, pagi ini menikmati satu potong saja peanut butter cake ini dengan secangkir Irish Coffee, sudah membuat perut kenyang dan siap melaksanakan aktivitas hari ini.... ^_^

Yuk mari dicoba..... ^_^